PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neuropsikologi, Psikologi Kognitif, Neurologi

Agnosia Visual Kongenital

congenital visual agnosia

Ringkasan Singkat

Bentuk agnosia visual yang ada sejak lahir karena perkembangan abnormal bagian otak yang bertanggung jawab untuk identifikasi visual objek atau wajah, bukan disebabkan oleh defisit penglihatan, kognitif, atau bahasa.

Agnosia visual kongenital adalah bentuk agnosia visual yang sudah ada sejak lahir. Kondisi ini disebabkan oleh perkembangan abnormal pada bagian-bagian otak yang khusus bertanggung jawab untuk identifikasi visual objek, wajah, atau keduanya. Individu dengan kondisi ini mengalami kesulitan serius dalam mengenali dan mengidentifikasi objek atau wajah melalui penglihatan, meskipun mata mereka sendiri berfungsi normal dan tidak ada masalah penglihatan dasar seperti kebutaan atau penglihatan kabur.

Agnosia visual kongenital secara spesifik merepresentasikan gangguan kognitif visual yang tidak dapat dijelaskan oleh defisit visual, kognitif umum, atau kemampuan bahasa. Dengan kata lain, masalahnya bukan pada "melihat" tetapi pada "memahami" apa yang dilihat. Kondisi ini juga disebut developmental visual agnosia. Ini menyoroti kompleksitas pemrosesan visual dan modularitas fungsi otak.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (n.d.). APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/congenital-visual-agnosia
  • Farah, M. J. (2004). Visual Agnosia (2nd ed.). MIT Press.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback